Mengenal Monumen Parameswara di Jakabaring Palembang

  • Whatsapp
Mengenal Monumen Parameswara di Jakabaring Palembang

Jika anda berkunjung ke Kota Palembang dan menuju ke Kompleks Olahraga Kota Olahraga Jakabaring anda akan melihat bundaran Tugu Parameswara, bentuknya hingga membentuk orang bertanya apa arti dari bentuk tugu tersebut dan darimana nama Parameswara berasal.

Nama Parameswara berpakaian berasal dari nama Pangeran dan panglima perang Kerajaan Sriwijaya yang tidak ingin menjalani Kerajaan Majapahit.
Majapahit menyerang Palembang setelah kerajaan Sriwijaya melemah sekitar abad ke-14.

Bacaan Lainnya

0
Hingga saat ini, sudah 11007 Orang terpapar Virus SARS-CoV-2, Lindungi keluarga Anda, dengan Menjalankan Protokol Kesehatan secara disiplin

Setelah perang yang serius, Parameswara akhirnya meninggalkan Palembang bersama Sang Nila Utama untuk melakukan perjalanan ke Tumasik Singapura, banyak pengikut Parameswara juga pindah ke Singapura. Saat itulah pasukan Majapahit dari Jawa akan menyerang Singapura.

Parameswara dan para pengikutnya akhirnya pindah ke Malaka di semenanjung Malaysia dan mendirikan wilayah kekuasaan Malaka. Sejumlah keturunannya juga membuka lahan baru di wilayah Pattani dan Narathiwat.

Karena banyaknya pengikut Parameswara yang merantau ke Singapura dan Malaysia yang berasal dari kota Palembang, itulah mengapa bahasa Melayu Melayu memiliki kesamaan dengan beberapa daerah di Sumatera Selatan. Dalam ceritanya, Parameswara masuk Islam dan berganti nama menjadi Sultan Iskandar Syah.

Terciptanya ide untuk membangun Tugu Parameswara tidak lain, adalah untuk mengenalkan Palembang menjadi Pusat cikal bakal Bersatunya Melayu di Nusantara.

Semua wong Melayu di Nusantara, terutama di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang

Mereka semua adalah keturunan Parameswara dan pengikutnya, seorang komandan dari Palembang.

Tugu Parameswara sebagai Simbol di Jakabaring, Sejarahnya adalah Parameswara adalah raja Melayu pertama yang turun dari Capitol Hill Siguntang, Palembang.
Tugu ini berbentuk pelepah daun pisang. Ia mengambil pelepah daun pisang ini karena hampir di setiap daerah di Sumatera, selain pantai dan pegunungan, selalu ditemukan pohon pisang.

Pos terkait